Brotherhood - Samarinda, Kalimantan Timur setahun sudah peristiwa yang begitu menyayat hati dan sangat tragis dan keji yaitu pembunuhan terhadap 6 pengawal Imam Besar Habib Rizieq Shihab yang terjadi pada Senin dini hari, 7 Desember 2020 di kilometer 50 tol Cikampek. Hingga saat ini terkesan pula pemerintahan rezim saat ini tidak serius dan bahkan berupaya untuk menghilangkan dan melupakan begitu saja kasus yang merupakan pelanggaran HAM berat, serta ditahannya (dipenjara) imam Besar dengan kasus yang dibuat-buat bahkan rekayasa hingga saat ini.
Front Persaudaraan Islam KalTim menggelar Haul dan Do'a Bersama untuk 6 Syuhada yang dilaksankan di markas FPI Kaltim (Langgar Qubah Hijau) serta dihadiri anggota dari Front Persaudaraan Islam Kaltim dan mujahidah dan sayap juang lainnya.
Acara yang dimulai dengan sholat isya berjamaah, pembacaan do'a haul, tausyiah dipimpin langsung oleh Ustadz Didit Ardiansyah selaku dewan Mahkamah Front KalTim.(Selasa, 07/12/2021).
Berikut gelaran Haul 6 Syuhada Revolusi Akhlaq yang pertama ini dengan pembacaan Tahlil dan do'a untuk para Asyahid sebagai berikut :
1. Faiz Ahmad Syukur bin Suhada (Faiz)
2. Muhammad Suci Khadavi Poetra bin Hendra Mulyana
3. Andi Oktiawan bin H. Zaenudin.
4. Ahmad Sofiyan bin Suparji (Ambon)
5. Muhammad Reza bin Murtani (Reza)
6. Lutfi Hakim bin Daenuri
Acara juga sekaligus do'a untuk bangsa dan negara di beberapa daerah yang akhir-akhir ini sedang dilanda bencana. Alhamdulilah Acara Berkah dan sukses.
Sumber :
Fajriannur
Kontributor LIP/FMN KalTim
(Bagus Fajri).
Post A Comment:
0 comments so far,add yours